u3-cover-buku-2024-1-12
PENGALAMAN PERTAMA MENGIKUTI EVENT COSPLAY

Pengalaman pertama kali cosplay adalah momen yang tak terlupakan bagiku. Event cosplay ini terjadi pada tanggal 21 Januari 2014. Event ini dilaksanakan di Plaza Renon Mall. Saya memutuskan untuk mengikuti event cosplay ini karena sejak lama saya tertarik melihat orang-orang yang berdandan sebagai karakter-karakter favorit mereka. Saya ingin merasakan sensasi menjadi salah satu karakter favoritku yang saat itu adalah tokoh dari anime populer. Selain itu, cosplay memberikan kesempatan untuk mengekspresikan kreativitas terhadap dunia anime.

Dalam proses persiapan event ini, saya dibantu oleh orang tua, saudara, dan teman-teman dari komunitas cosplay yang lebih berpengalaman. Mereka memberiku tips tentang memilih tempat menyewa kostum dan make-up. Pada event ini saya menggunakan costum menyerupai Anya Forger, karakter dalam anime Spy x Family. Saat hari H tiba, saya mengenakan kostum Anya lengkap dan menuju lokasi acara yang berlangsung di Plaza Renon.

Awalnya, saya merasa sangat gugup, apalagi ketika ada banyak orang yang melihat dan mengajak berfoto. Namun, seiring berjalannya waktu, aku mulai merasa lebih nyaman. Teman-temanku yang juga cosplay hadir. Sehingga suasana terasa lebih menyenangkan. Kami berkeliling stand, berinteraksi dengan sesama cosplayer, dan mengikuti beberapa lomba kecil.

Pengalaman cosplay ini sangat berkesan bagi saya. Di akhir acara, saya menyadari bahwa cosplay bukan hanya soal berdandan sebagai karakter favorit, tetapi juga tentang membangun rasa percaya diri dan menjadi bagian dari komunitas yang sangat suportif.

Melalui cosplay saya bertemu dengan banyak orang baru yang memiliki hobi serupa dan pengalaman ini mendorongku untuk terus mencoba cosplay di event-event lainnya.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait